Senin, 20 Oktober 2014

Ya.. aku cemburu

Bukankah ini aneh?

Aku masih saja merasa heran kala menatap butiran bening menetes dari mataku. Seharusnya cuaca yang begitu cerah seperti ini tidak mampu memberi perintah untuk melakukan hal itu.

Bagaimana tidak?

Lihat saja ke atas. Matahari dengan gagahnya seakan mengajak tersenyum. Jejeran awan putih pun seraya memberikan keteduhan untuk bersuka ria. Bahkan burung-burung bersenandung kegembiraan.

Andai aku bisa ikut bersenandung bersama meraka. tapi hatiku tidak mengijinkanku melakukannya. Benar. Rasa itu masih ada. Tiap kali dia bersama teman wanitanya. Satu sisi hatiku belum bisa menerimanya.

Ya. Aku cemburu. tapi aku tak mampu mengatakannya. Aku tak punya nyali mengakuinya. Aku sudah kalah oleh ketakukanku sendiri.

Andai.. Kamu mampu membaca tatapan mataku. Sungguh aku tidak akan menyia-nyiakan butiran bening ini keluar saat ini.

Senin, 13 Oktober 2014

Harapan Si Sulung


Dengan penuh harapan aku masih di sini.

Sudah hampir enam puluh menit aku berdiri memandang gedung bercat putih kusam di depanku. Memperhatikannya dengan penuh semangat untuk memenuhi segala harapanku. Memandangnya hanya hari senin yang artinya satu kali dalam seminggu setelah aku pulang dari sekolah dasar.

Pandanganku takkan kualihkan sedetik pun dari sana. Seolah jika hal itu terjadi, gedung tersebut akan tenggelam bersamaan dengan harapan-harapan yang telah tersamai indah di hatiku. Namun tanda-tanda untuk memulai istirahat siang belum tergambar dari dalam sana. Tiga puluh menit lebih lambat dari biasanya.

Sungguh menyebalkan. Aku hampir kehilangan kesabaran dengan berdiri di sini. Membuang waktu tiga puluh menit tanpa mendapat pelanggan dari orang yang bekerja di gedung itu. Bayangkan, dengan waktu sebanyak itu, aku bisa berjalan di satu kampung untuk menjajakan jajanan gorengan Mang Udin dengan penghasilan hampir tujuh ribu rupiah. Membantu menyetrika beberapa potong baju majikan ibuku. Atau menyemir enam pasang sepatu pegawai hingga tampak mengkilat seperti pantulan cahaya dari cermin seperti biasanya.